Inilah Pesanan Seorang Ibu Untuk Anak Lelakinya yang Sangat Mengharukan. Mohon Baca...

Sebagai seorang anak sudah kewajipan bagi kita semua untuk selalu mengabdi pada kedua orang tua dan yang pertama mengabdi pada Ibu, Ibu baru kemudian pada Ayah. Meskipun demikian, Ibu dan Ayah sama-sama merupakan orang yang sangat menyayangi anak-anaknya.
Pesan Seorang Ibu Untuk Anak Lelakinya yang Sangat Mengharukan. Mohon Baca...

Ibu menghabiskan waktu kurang lebih 9 bulan untuk mengandungkan kita sebagai anaknya. Tahukah anda pada waktu melahirkan seorang Ibu merasakan sakit yang luar biasa. Jika manusia normal mampu menahan rasa sakit sampai 40 titik rasa sakit, tidak demikian bagi Ibu yang merasakan 57 titik rasa sakit. Rasa sakit ini menurut pendapat ahli sains seperti 20 tulang yang dipatahkan sekaligus. Begitulah rasa sakitnya seorang Ibu saat melahirkan kita.

Seorang Ibu tidak pernah meminta anak-anaknya untuk membalas kebaikannya. Apapun yang dilakukan seorang anak di dunia ini tidak cukup menggantikan setitis keringat yang keluar saat Ibu melahirkan. Meskipun demikian sebagai anak sudah kewajiban membalas budi Ibu dan juga Ayah semampu mungkin.

Sebagai renungan, ini 6 pesanan seorang Ibu pada anak lelaki tercintanya :


Untuk Anakku, disamping bakti terbesar mu untuk Ibu dan juga Ayah, ini pesan ketika kamu memiliki seorang isteri :

1. Anakku hargai isterimu, sayangilah ia disamping bakti utamamu untuk Ibu. Kerana isterimu juga seorang Ibu kepada anak-anakmu.

2. Anakku jika kamu sedikit kesal dengan isterimu janganlah pernah membentaknya apalagi sampai memukulnya (bertengkar). Perempuan sangat lemah, berikan pengertian dan ajari hal-hal yang baik sesuai ajaran Islam pada isterimu.

3. Jika isterimu sedang kesal padamu, diam sajalah anakku. Ingatlah saat khalifah Umar bin Khattab dimarahi isterinya. Umar cuma diam saja tanpa ada menyanggah. Tahukah Anda, syaitan saja takut dengan derap kaki Khalifah Umar bin Khattab. Saat isterinya marah, Umar tahu betapa sukarnya menjadi seorang Ibu untuk semua anak-anaknya. Hari esok anak-anaknya akan tergantung pada isterinya.

Ingatlah anakku, kasih Ibu sepanjang masa begitu juga kasih isterimu terhadap anak-anakmu.

4. Jika hati isterimu terlihat tidak bahagia,seisi rumah terlihat tidak tampak bahagia juga (tidak ada canda tawa sama sekali). Sayangilah isterimu agar ia bahagia, dan kamu akan mendapat kebahagian bersama isterimu. Begitu juga sebaliknya, isterimu akan menyayangimu sehingga besar atau kecil gajimu ia tetap menyambut mu anakku dengan penuh kebahagiaan saat kamu pulang ke rumah.

5. Anakku, rumah tangga itu kehidupan dirimu dengan isterimu. Janganlah kalian bersaing dalam hal apapun. Kalian sama-sama membangun rumah tangga berdua. Hiduplah saling melengkapi dengan isterimu sentiasa kebahagiaan menyertai kalian berdua.

6. Anakku, ramai isteri yang baik. Namun, beberapa lelaki diluar sana ingin juga memiliki seorang isteri yang baik. Janganlah sampai dirimu menyakitinya dan membuat dirinya bersedih hingga dia pergi dari rumah dan dia susah sekali untuk kembali. Para lelaki tersebut akan menawarkan perlindungan padanya.

Semoga boleh menjadi renungan bagi semua sahabat.

loading...

0 comment... add one now